Fakta Menarik tentang Rocky Gerung

Nama Rocky Gerung menjadi hangat setelah pernyataan kontroversialnya di salah satu program Televisi swasta tanah air mengenai kitab suci yang merupakan salah satu pusat kebutuhan masjid. Sebelumnya tokoh yang satu ini memang kerap melontarkan pernyataan-pernyataan yang kontroversial. Lalu, siapakah dia? Dengan berbagai filsafat tentang perjalanan karirnya, tidak mungkin dia akan berbuat serendah ini karena memang dia adalah orang yang sangat terpelajar.

6 Fakta Menarik tentang Rocky Gerung

  1. Staf pengajar di Universitas Indonesia

Rocky Gerung

Tokoh yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversi ini merupakan staf pengajar di Universitas Indonesia, tepatnya di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Selain mengajar, ia juga aktif meneliti di PPD, Perhimpunan Pendidikan Demokrasi. Menurut kepala Humas UI, status Rocky di UI adalah dosen tidak tetap.

  1. “Profesor” yang bukan profesor

Rocky Gerung

Di lingkunang kampus Rocky Gerung kerap dipanggil profesor. Namun kenyataannya ia bukanlah seorang profesor atau pun guru besar. Panggilan tersebut telah dan masih melekat pada dirinya karena para mahasiswa dan beberapa dosen, hingga dosen senior, selalu memanggilnya profesor. Hal ini sempat menjadi perbincangan namun Ia mengaku tidak ambil pusing tentang panggilan tersebut.

  1. Kerap mengkritik pemerintah terkait kasus berita Hoax

Rocky Gerung

Tokoh kontroversial ini terkenal kerap melayangkan kritik tajam terhadap pemerintahan Joko Widodo. Salah satu yang paling terkenal adalah kritikannya tentang kasus berita hoax. Ia menyebutkan kalau dilihat dari penanganan kasus itu, pemerintah terlihat panik. Pernyataan ini ia utarakan di salah satu program televisi swasta tanah air. Selain itu ia juga menyebutkan kalau pemerintah ingin mengendalikan kebenaran sesuai dengan standarnya. Tentu semua kritikan itu belum bisa dibuktikan.

  1. Tidak memiliki ijazah sarjana filsafat

Rocky Gerung

Tokoh yang lahir pada 20 Januari 1959 ini pernah mengajar berbagai macam mata kuliah, salah satunya adalah filsafat. Namun siapa sangka kalau ternyata sang dosen tidak memiliki ijazah sarjana filsafat. Ia mengaku kalau ia telah menyelesaikan kuliah filsafatnya di UI, hanya saja ia tidak ikut wisuda dan tidak pernah mendapatkan ijazah.

  1. Dekat dengan Ahok

Rocky Gerung

Pria yang saat ini sedang tersandung kasus ujaran kebencian bermuatan SARA karena pernyataan kontroversialnya tentang kitab suci ini mengaku dekat dengan Ahok. Menariknya, Ahok juga tersandung kasus penistaan agama. Bedanya Ahok sudah divonis bersalah.

Ia menyebutkan kalau Ahok ketika hijrah ke Jakarta sering mengikuti kelas politiknya dan mereka sering berdiskusi. Secara tidak langsung Rocky telah menjadi salah satu pembuka jalan Ahok di dunia politik. Rocky menyebutkan kalau ia tidak menyetujui kebijakan Ahok tentang penggusuran.

  1. Dikritik sesama aktivis sejak zaman orde baru

Rocky Gerung

Selama menjadi aktivis, Rocky Gerung selalu menyuarakan nilai Hak Azazi manusia, anti diskriminasi dan sektarianisme dan masih banyak lagi. Hal ini kemudian menjadi sumber kritikan teman sesama aktifisnya. Ialah Niluh Jelantik yang menyebutkan kalau ia kecewa karena Rocky membiarkan praktik kampanye sektarianisme.

Itu lah beberapa fakta menarik mengenai Rocky Gerung. Saat ini ia masih terlibat dalam kasus ujaran kebencian, terima kasih kepada pernyataan kontroversialnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *